Home › About
Gunung Slamet adalah gunung berapi aktif di perbatasan lima kabupaten Jawa Tengah: Banyumas, Purbalingga, Brebes, Tegal, dan Pemalang. Dengan ketinggian 3.428 mdpl, Gunung Slamet merupakan gunung tertinggi di Jawa Tengah dan kedua tertinggi di Pulau Jawa setelah Semeru.
Nama "Slamet" berasal dari bahasa Jawa berarti selamat atau aman. Gunung ini termasuk gunung berapi tipe A yang masih aktif dengan kawah bernama Kawah Condrodimuko.
Lima jalur pendakian resmi dengan karakteristik dan tantangan berbeda
Jalur terpopuler dengan fasilitas terlengkap. Melewati hutan tropis lebat dan pemandangan indah.
8–12 jamDari sisi barat melewati kawasan wisata Guci. Pemandangan eksotis dan terbilang lebih ringan.
10–14 jamDari kawasan wisata Batu Raden. Cocok yang ingin nikmati wisata air panas sebelum mendaki.
10–13 jamDari sisi utara melewati perkebunan dan desa terpencil. Suasana alam masih asri.
12–16 jamJalur alternatif sisi timur laut. Lebih sepi, cocok pencari suasana sunyi.
12–16 jamLatih fisik minimal 2 bulan sebelum pendakian dengan jogging dan latihan kaki rutin.
Tenda dome, sleeping bag -5°C, jaket waterproof, headlamp, dan P3K lengkap.
Minimal 3 liter air per orang. Sumber air tersedia di beberapa pos pendakian.
Pendakian terbaik April–Oktober. Hindari musim hujan karena jalur sangat licin.
Minimal mendaki berdua. Bergabunglah komunitas pendaki untuk keamanan bersama.
Semua sampah dibawa turun, tidak boleh ditinggal di gunung. Jaga kelestarian alam.
Senin – Jumat
Sabtu – Minggu
Per hari
Per hari
* Harga dapat berubah sewaktu-waktu.